Jumat, 09 Mei 2014

suku yang sudah mengikuti modernisasi akan tetapi tidak melupakan adatnya sendiri

ketika orang dayak uu'd danum melakukan rahap atau pun membuat semi rumah untuk menutupi dari kuburan atau yang disebut dengan dahrlok ( dalam bahasa suku dayak uu'd danum) adalah suatu kebanggaan karna garis keturunan sudah mampu untuk melakukan itu dan menunjukan kepada kampung lain yang berada baik itu kampung yang jauh maupun kampung yang berdekatan dengan kampung yang melaksanakan acara dahrlok.


ketika sanak saudara ataupun anak dan cucu berdomisili jauh dari kampung ia akan tetap pulang untuk mengikuti acara dahrlok ini karna acara ini adalah ungkapan rasa berbahagia dan syukuran yang mampu mereka lakukan untuk mengenang nama dan budi yang telah mereka tanamkan terhadap sanak saudara atau pun anak dan cucu yang telah mereka tinggalkan didunia ini..

Patung ( Thoras ) diatas adalah tanda untuk mengenang arwah yang telah meninggalkan sanak saudara mereka.
suatu kebanggaan bagi masyarakat uu'd danum yang telah mampu melaksanakan acara dahrlok ini.
karna acara ini mengundang beberapa kampung baik kampung yang dekat maupun kampung yang jauh dan mampu memberi makan ribuan orang yang diundang.

dan acara ini setidak - tidaknya paling sebentar 2 minggu dan lamanya tidak terbatas kembali kekemampuan tuan rumah atau yang punya acara dahrlok ini.

sebagai hewan kurbannya yang biasa digunakan adalah sapi, kerbau dan babi serta ayam.
hewan - hewan ini dikurbankan dan sudah disiapkan paling tidak 3 atau 4 tahun sebelum acara ini dilaksanakan.
biasanya sapi seberat 1 ton atau lebih, kerbau 500kg atau lebih, babi 1ton dan ayam ratusan kilo.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar